Niat awalnya sik pengen liat @BadCellists, setelah kemaren di FMT melewatken mereka :( Etapik ternyata performers lainnya ngga kalah memukau tuiiip! Jadi ini adalah Lelagu edisi ke #10 dengan tajuk Mendua. Lelagu sendiri adalah gig akustik
yang dikolaborasikan dengan para perupa, yang nantinya akan menampilkan
visualisasi sebagai respon pada musik yang dimainkan.
Penampil pertama
malem tadi adalah @HalfElevenpm, duo folk-opera (menurutku sik, aslinya mungkin akustik folk ato apa gitu hehe) yang powerful banget, dengan perupa @holly_scream. Beranggotakan @nona_meat dan @tuan_bone, Half Eleven pm membawakan lagu-lagu akustik folk dengan kualitas vokal setara penyanyi opera. Keren lah~
![]() |
| Half Eleven pm |
Half Eleven pm menyanyikan lima lagu: Silent to Listen, The Actor, Delusion, Roar of The Moon, dan Sacrifice. Repertoar ini sepertinya disusun agar menjadi semacam satu kisah berkelanjutan dan kronologis yaaaa. Didukung dengan visualisasi dari Holly Scream yang kreatif, mempertontonkan dua ikon kartun seorang manusia dan kerangka dibarengi dengan menampilkan secarik kertas berisi lirik-lirik lagu Half Eleven pm kemudian sejalan dengan lagu berkaitan, kertas tadi disobek pinggirnya lalu dibakar di akhir lagu, menimbulkan nuansa dramatis dan sedikit suram.
Setelah itu ada Chick and Soup yang aslinya bertiga tapi tadi sik cuman dua, mergo temanya Mendua kali ya... Hehehe. Ada Mas Nino di vokal dan gitar, juga Mbak Dana di pianika dan additional vocal. Chick and Soup ini unyu unyu biyangeeet sumpee... Membawakan lagu-lagu indie pop manis dan ceria, mereka sitimewa~ Jadi mereka tadi bawain Chicken and Soup, Chicken with A Bubble Gun, dan Afternoon Favorite. Nah, waktu nyanyiin lagu kedua, mereka nyalain bubble blower gituuu, jadi banyak gelembung-gelembung sabun! Sukak!
![]() |
| Chick and Soup |
Ternyata penonton pada jatuh tjinta sama Chick and Soup ini, sampe-sampe minta encore, dan mereka pun ngulang lagi lagu Chicken with A Bubble Gun dan nyalain bubble blower-nya lagi. Ndagel banget, opo meneh mas sama mbaknya tuh kayak grogi-grogi gimana gitu, jadi tambah unyu aja hihihi. Mereka ditemenin perupa @brojolperalta yang memutarken video tie dye buah-buahan sebagai background.
Teruuuuuus, Bad Cellists!! Ihiiiik! Akhirnya, setelah setaun ngga nonton mereka (waktu Suara Awan ngga diitung :p), kangen terobati. Bad Cellists ini adalah Mas Jemi dan Mas Alfian. Mereka makin ke sini makin awesome aja nih kayaknya, taun lalu di FMT 2013, dandanan mereka yang cuman seadanya gitu deh hahahaha. Sekarang udah dandan ganteng-ganteng, performance-nya pun makin ganteng :3
![]() |
| Bad Cellists |
Mereka bawain 6 lagu yaitu Tuxedo Mouse, Nahkoda, Celloing, Kamu (di mana Mas Alfian nyoba ngasih vokal), Gadis Kedai Kopi, dan Sarang Penyamun. Visualisasi dibawakan oleh perupa Eldeath. Yang paling saya suka dari penampilan Bad Cellists adalah bagaimana mereka begitu menghayati tiap-tiap lagu yang dimainkan. Ditunjukkan dengan mimik wajah yang ekspresif dan lucu banget (buat saya), membuat energi yang mereka transfer pada para penonton itu terasa sangat kuat. Bikin senyum-senyum bahagiya! Setaun lalu juga jatuh cinta sama mereka gara-gara penghayatannya. Two thumbs up buat Bad Cellists :D
Sampailah pada performer terakhir sekaligus penutup acara malem tadi, Sisir Tanah. Saya baru pertama kali nonton Sisir Tanah, mereka juga tampil waktu Mini Party-nya Jogja Grunge People kemaren sik, tapi saya keburu pulang dan melewatkan mereka, nyesel deh setelah tau mereka keren banget ;( Aslinya, Sisir Tanah ini berdua, tapi tadi yang tampil cuman Mas Danto. Tur rapopo~
![]() |
| Sisir Tanah |
Sisir Tanah membawakan total 8 lagu kalo ngga salah (Lagu Anak, Lagu Baik, Bunyi Sunyi, Konservasi Konflik, Bebal, Lagu Wajib, Pidato Retak) dengan encore Kita Mungkin, didampingi perupa Methodos yang menuliskan beberapa bait lirik lagu Sisir Tanah, komentar kocak, dan menggambar banyak sosok monster abstrak yang cukup ngeri. Sisir Tanah ini genrenya apa yah... Akustik progresif? (((WATOOOON))) Ngga tau pastinya juga tapi akustikan dengan iringan harmonika pada beberapa lagu.
Satu hal yang paling mencolok dari Sisir Tanah adalah lirik-lirik lagu mereka yang memberikan kesan pahit, getir, kritis, radikal, revolusioner, dan tentu saja, jujur. Ya tapi emang ternyata lirik lagu mereka adalah puisi kontemporer gelap yang ditulis oleh Mas Danto (yang notabene pernah menekuni dunia sastra). Maka dari itu, wow banget lirik-liriknya...
Malem ini bisa dibilang sangat memuaskan dahaga akan gig hratisan huehuehue... Oya, saya dapet kenalan baru, Mbak Harli yang baik hatiii, yang ternyata satu universitas tapi udah lulus~ Sampe jumpa di gig hratisan selanjutnya ya mb! Huahahahaha. Pokmen maturnuwun banget deh buat @LELAGU_, semoga bisa tetep rutin mengadakan gig mereka ini supaya mahasiswa seperti saya bisa mengapresiasi seni, khususnya musik tanah air, dengan leluasa dan berakhir bahagiya. Ihik!
![]() |
| Oleh-oleh~ |
Oke sebenernya oleh-oleh kali ini ngga nyambung banget, malah beli CD film Silence of The Lambs sama Hannibal -_- Tapi karena ngga nemu CD Sisir Tanah-Chick and Soup-Half Eleven pm (entah emang ngga ada ato saya ngga teliti) dan CD Bad Cellists yang sepaket sama kaos (duit sape...) yasudah beli ini aja, mumpung cuman sepuluh ribuan hehehehe. Saya pengen beli CD-nya The Smiths sih aslinya, saya kira harganya sama tuh sepuluh ribu, TERNYATA... SEPULUH KALI LIPATNYA, PEMIRSAAAAA! Mlipir deh (--,)
Sampai jumpa di Lelagu selanjutnyaaaa~~
pidato-pidato presiden retak, tertusuk-tusuk dusta...teriak... teriak...
tertambat sunyi...
letih mengarung urat...
sengsara rakyat berdayung lapar...
di deras arus air mata......Tuan dan Nyonya belajar logika sudah sampai mana? (Pidato Retak - Sisir Tanah)









