“Satelitku kan datang
‘tuk bawa ku ke awan, terbang bersama
ku tembus pintu surga!”
Dan berakhirlah keriaan malam itu oleh encore yang dibawakan salah satu line-up utama, Bangkutaman, dalam Psychofest 2014 di kampus III Universitas Sanata Dharma, Paingan (13/9).
Malam puncak rangkaian acara Psychofest tersebut dibuka dengan penampilan dari Paduan Suara Psikologi USD, lalu performance dari band reggae Red Pavlov, dan aksi atraktif Pom-Pom Boys John de Britto.
Kemudian panggung mulai memanas saat Gerap Gurita dengan musik irish folk punk-rocknya membawakan nomor-nomor lagu seperti Nenek Moyangku (Perompak), Flaming Day, Lagu Sabtu, dan What I’m Doing Here. Penampilan mereka malam itu ditutup dengan cover dari salah satu lagu tradisional Skotlandia, My Bonnie Lies Over The Ocean, riuh dengan sing-along para penonton. Namun sayang sekali permintaan encore lagu Joi!gjakarta tidak terpenuhi.
Setelah itu, line-up kedua yaitu duo blues folk asal Solo, Jungkat Jungkit, kembali memeriahkan panggung Yogyakarta setelah sebelumnya ikut pentas di Festival Kesenian Yogyakarta 26. Kali ini Adis dan Said membawa serta kedua kawan sebagai additional members, Aa’ pada bass dan Gege Saga pada drum.
Mereka membawakan beberapa lagu seperti Jungkat-Jungkit, What a Word Cannot Explain, Don’t Blame, dan ditutup dengan satu earcandy yang begitu manis, Kuku. Single Kuku ini akan masuk dalam album terbaru mereka dan sudah terdapat live recording video-nya di YouTube.
Akhirnya, penampil utama dan yang paling ditunggu-tunggu penonton pun tiba. Bangkutaman yang digawangi oleh vokalis Wahyu Acum ini membuka dengan She Burns The Disco. Setelah cukup lama kembali ke kota asal para anggotanya, Sabtu malam kemarin mereka ‘pulang’ lagi ke Yogyakarta, kota asal lahir dan tumbuhnya Bangkutaman sendiri.
Seperti mengerti kerinduan para fansnya di Jogja, Bangkutaman pun menampilkan nomor-nomor seperti Kera, Hilangkan, Coffee People, Jalan Pulang, Langkah Baru, Di Batas Lelah, Catch Me When I Fall, dan Ode Buat Kota. Mereka juga turut menampilkan satu single terbaru yang telah dirilis April lalu, Iblis Jalanan. Tapi seolah belum juga puas, penonton kembali meminta Bangkutaman menyanyikan sebuah lagu. ‘Satelit’ pun dipilih menjadi encore sekaligus pemungkas performance mereka malam itu.
(ditulis untuk website lama Magenta Radio)